'Tentang Deverra, Dari Divas, Untuk Zacchio' - Review Buku Serangkai Karya Valerie Patkar



Halo Miracles!✨๐Ÿ•Š️

I’m Zu and I’m here for you!

Jadi, kali ini aku bakalan review sebuah buku karya Valerie Patkar, yang berjudul ‘Serangkai’.

Valerie Patkar mulai dikenal sebagai salah satu penulis muda berbakat setalah merilis novel Claires dan juga Nonversation. Pada tanggal 27 Januari 2021, Penerbit Bhuana Sastra menerbitkan satu lagi karya Valerie Patkar yang berjudul Serangkai.

So, ‘Serangkai’ ini tentang apa sih? This is it! Come on & see️๐Ÿ•Š️

Identitas Buku

Judul            : Serangkai

Penulis         : Valerie Patkar

Penerbit        : Bhuana Sastra Ilmu Populer

Penyunting   : Aini Nuraini Syahara

Ilustrator       : Bella Ansori & Heyyoji

Terbit            : 27 Januari 2021

Tebal Buku   : 400 Halaman

Harga Buku  : Rp. 104.000,00

Blurb️๐Ÿ•ฏ️

“Tetapi bukan masalah kalau kita nggak selalu bisa berani, Deverra. Karena manusia bukan hanya lahir dari tulang, melainkan juga dari hati. Semesta bukan hanya menciptakan tubuh, melainkan juga rasa. Dan waktu bukanhanya tentang hari besok, melainkan juga kemaren.”

Kecelakaan di perhelatan Grand Prix Formula 1 membawa Kai Deverra yang masih merayakan penyesalan ditinggal kekasih lamanya kepada Karina Maladivas Nota yang baru pulang dari kesepian.

Setangkai cerita kesedihan Deverra menyatu dengan setangkai carita kesunyian Divas, membentuk serangkai cerita untuk mengenang yang hilang.

 

Tentang Deverra,

Dari Divas,

Untuk Zacchio



Serangkai merupakan berbagai drama luka para pemainnya yang dirangkai dengan gaya Bahasa yang sangat indah. Dengan diksi diksi yang indah serta kata kata yang memiliki makna dalam, novel ini berhasil menarik saya untuk turut merasakan kesedihan kesedihan para pemainnya. Begitu banyaknya rasa sakit yang di bawa oleh buku ini membuat saya lupa bagian penting lainnya dari novel ini, bagian kisah romance yang manis.

Novel ini bercerita tentang Maladivas, seorang dokter muda yang hidup begitu lama dengan menanggung semua kesepian tanpa siapapun yang mengetahuinya. Di sini ia malah dipertemukan oleh pembalap bernama Deverra yang masih belum berhasil menutup luka lama tentang kekasihnya, entah ia yang begitu baik atau malah bisa disebut bodoh, karena ia malah menyalahkan dirinya atas perpisahannya dengan kekasihnya.

“Mungkin karena lo terlalu baik sampai orang berpikir, nggak apa apa. Nggak apa paa buat nyakitin lo”

Dari sudut pandang Divas, hidupnya hanyalah tentang mengejar apa yang dari dulu ingin ia lakukan, hingga melupakan apa yang seharusnya ia terima, apa yang seharusnya ia anggap kehadiran, yaitu rasa sedih.

Dari sudut pandang Deverra, ia hanya tidak sebaik orang lain, ia hanyalah orang yang tidak pernah pantas untuk memiliki rasa Bahagia, hingga ia lupa bahwa ia hidup bukan hanya untuk orang lain, tapi untuk dirinya.

“Kamu bisa jadi apapun. Apapun yang kamu mau… bukan apa yang orang lain mau, vas”

Lalu tentang Zacchio, semuanya hanya untuk Divas. Hembusan napasnya, aliran darahnya, air matanya, tak ada selain Divas dihidupnya. Ia hidup begitu lama hanya untuk bisa Bersama Divas, tapi keinginan tak akan pernah sejalan dengan kenyataan, karena, dengan begitu jahatnya horizon memisahkan nya dari Divas.

Novel ini mengajarkan kita bahwa dalam hidup, ada hal hal yang harus kita terima kehadirannya. Rasa takut, rasa sepi, rasa kehilangan, serta kenyataan bahwa kita tak akan selalu bisa mengatur hal sesuai apa yang kita inginkan. Rasa egoism bisa menyakiti diri kita sendiri, semakin lama kita mengubur jauh perasaan perasaan seperti itu, semakin dalam pula ia tertanam daam diri kita, sehingga ia malah menjadi suatu boomerang yang kapan saja bisa berbalik menyakiti kita bertubi tubi.

Buku serangkai ini siap memukau dan membuat ketagihan para pembacanya. setelah menyelesaikan buku ini, hanya ada satu kata yang merangkum seluruh ucapan yang ingin saya ucapkan, 'keren' Ceritanya benar benar keren. Butuh mental yang begitu kuat untuk membaca novel ini, karena buku ini akan membawa kita ke masalalu masing masing pemerannya, yang mana kisah kisah itu snagat menguras emosi.

Buku ini sangat interaktif dan banyak pengajaran yang bisa diambil dari buku ini, tentang kejujuran, mengajarkan kita untuk terus berjalan dan meninggalkan luka lama di masa lalu, agar kita bisa bahagia. Dengan ending yang begitu sempurna, akan begitu memuaskan dan membuat kita tidak menyesal menghabiskan waktu untuk membaca novel ini. Maka dari itu, buku Serangkai karya Valerie Patkar ini merupakan buku yang sangat rekomen untuk dibaca.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

hobby₊˚ - sink into word and fictional world๐Ÿ“–๐Ÿงธ

It's Nature๐ŸŒฟ: Pantai Kuta - Antara Ombak Dan Senja